Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Sabtu, Februari 16, 2013

MEMAHAMI KONSEP KOMPETENSI, KINERJA, DAN PROFESIONALISME



Penggunaan istilah kompetensi, kinerja, dan profesionalisme yang disandangkan kepada guru sering menimbulkan pemahaman yang berbeda-beda bahkan cenderung bermakna ganda dan tumpang tindih (overlapping).  Dalam berbagai tulisan ilmiah seperti makalah, skrepsi, tesis, atau disertasi,  sering ditemukan bahwa ketika membuat judul yang berkenaan dengan kompetensi guru, bidang kajiaannya menggarap tuntas tentang kinerja dan profesionalisme guru. Begitu juga sebaliknya, ketika mengkaji kinerja dan profesionalisme guru, tentu pembahasannya diarahkan pada kompetensi. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah ketiga istilah tersebut memiliki pengertian, bidang kajian, dan indikator yang sama atau berbeda?
Walaupun pertanyaan tersebut hanya membutuhkan jawaban ya atau tidak, tetapi untuk dapat menentukan jawabannya perlu menelaah lebih jauh tentang esensi terminologi ditinjau dari berbagai aspek. Tulisan ini diarahkan untuk menghadirkan sejumlah konsep dari masing-masing istilah dengan maksud untuk memberikan gambaran jelas atau paling tidak meminimalisir penggunaan ganda terhadap istilah kompetensi, kinerja, dan profesionalisme tersebut.
Dalam ilmu bahasa, istilah performance sering digunakan secara berdampingan dengan competence. Kedua kata ini mempunyai tujuan yang berbeda satu sama lain. Competence dipahami sebagai pengetahuan yang diperoleh tentang bagaimana berbicara dalam suatu bahasa. Sedangkan, performance kenyataan bahasa yang dihasilkan atau digunakan seseorang dalam setiap berkomunikasi. Artinya performance boleh jadi merupakan refleksi dari competence, tetapi juga termasuk kesalahan bicara (speech errors) yang disebabkan oleh keseleo lidah (slips of the tongue) atau mungkin juga disebabkan oleh faktor eksternal seperti persoalan memori dan semacamnya Chomsky (1965). Dengan kata lain bahwa competence terjadi pada tataran pengetahuan, sedangkan performance adalah hasil dari proses psikologis yang menggunakan pengetahuan dalam memproduksi dan menginterpretasi bahasa (Scha, 1990).

Artikel Lengkap, Akses DatabaseArtikel Dr. Muhammad Yaumi   

0 komentar: